Kamis, 10 Desember 2009

SUSAHNYA MENGATUR DISIPLIN SISWA


Oleh            :Santika D.S
Kelas           :XI IPS 2

Ketertiban siswa sering kali kita dengar sebagai suatu masalah di sebuah sekolah , apalagi pada jenjang sekolah menengah yang siswa- siswanya beranjak dewasa dan mulai belajar mengenal jati diri pribadinya.dimana siswa sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kondisi yang tidak menguntungkan dan cukup memprihatinkan ini, sekolah secara umumnya membentuk Tim Ketertiban Sekolah agar sekolah menjadi lebih baik. Namun sering kali tidak efektif dan mengalami banyak halangan serta hambatan dilapangan. Selain harus mengeluarkan dana tambahan dengan membentuk tim ketertiban, namun sering kali tidak efektif karena tidak didukung oleh guru- guru yang lainnya dan keterbatasan guru serta kepeduliannya kurang terhadap siswa.
Banyaknaya kenakalan siswa yang dilakukan disekolah .misalnyaada beberapa siswa yang melanggar tata tertib dengan membawa rokok,dan merokok di toilet, yang sebenarnya dilarang keras oleh sekolah,namun banyak siswa yang melaggarnya dengan alasan sudah kecanduan.selainitu banyak murit yang suka mencoret-coret tembok kelas atau meja kelas
Langkah strategis mencegah siswa yang suka mencoret- coret .
1. Tempat duduk siswa sesuai dengan denah yang telah ditentukan.
2. Sebulan sekali diadakan bersih lingkungan sekolah termasuk didalam kelas.
3. Setiap satu satu semester dilakukan kerja bakti massal sekolah.
4. Dicantumkan sanksi bagi pelaku corat coret didalam tata tertib sekolah.
5. Dalam suatu kesempatan tertentu diberikan tugas oleh guru agar siswa membuat karangan bertemakan corat coret.
6. Satu atau dua menit setiap jam pelajaran berlangsung, guru memeriksa lingkungan didalam kelas.
7. Dilaksanakan lomba kebersihan dan keindahan kelas dalam setiap event kegiatan sekolah.
8. Bila tingkat kesadaran para siswa sudah tumbuh, piket membersihkan ruangan dilakukan siang hari.
Sebagai langkah awal dalam upaya untuk menanggulangi upaya ketertiban yaitu

1.Meningkatkan disiplin anak & sedikit demi sedikit mengurangi indisipliner pembelajaran
2.Mewujudkan kinerja sekolah.yang dinamis, mengasyikkan, menyenangkan & mencerdaskan
3.Mengadakan antisipasi dalam mengatasi berbagai hal dalam proses pembelajaran.



Loading...

Ayo Gabung di Sini !!

Arsip Blog