Minggu, 15 November 2009

WC SMAN 3 MENGENASKAN

Oleh : Dwi aksin ludfaka
Kelas : XI ips 3
Absen : 9

WC di SMA 3 Pekalongan menurut saya sungguh menghawatirkan keadaannya karena disana sudah letaknya dibelakang , bau, coret-coretan,jarang dirawat walaupun sudah dibersihkan setiap paginya. Perlu dibersihkan lagi , terutama pada ruangan-ruangannya. Pokoknya kurang enak dan campur jadi satu. Wc perlu dibersihkan lagi setiap hari,
Dan pintu-pintu wc yang banyak coret-coretannya dari tipe-x dan tembok-tembok yang banyak coret-coretan yang tidak berguna itu. Coret-coretan itu juga perlu dibersihkan lagi, agar para pada saat buang air besar maupun air kecil nyaman dan tidak mencium bau pesing malah mencium bau harum seperti yang harusnya dan tidak merasa terganggu dengan tulisan-tulisan itu.
Selain disamping coret-coretan yang banyak wc SMAN 3 Pekalongan perlu diberi wangi-wangian biar baunya wangi terus harum. dan perlu diperhatikan pada setiap WC siswa Negeri 3 Pekalongan tidak ada sabunnya padahal itu sangat penting karena andai saja ada seorang anak dia baru saja buanag aiar besar dan ternyata di wc itu tidak ada sabunnya dia pasti akan merasa minderdan bingung karena tidak ada sabun.
Wc yang berada disebelah ruang computer itu tolong dibersihkan lagi walaupun wc disana jarang dipakai okeh para siswa, karena saya melihat WC nya sudah tidak terawat lagi dan banyak kotoran, coret-coretan, dan airnya sudah bercampur dengan warna hitam ”SUNGGUH MENGENASKAN”, atau disana lebih baiknya di renovasi saja ketimbang tidak dipakai dan tidak dirawat. Direnofasinya untuk ruang ganti pakaian saja karena kalau ganti pakaian yang letaknya sebelah ruang osis tewrlalu sempit.

Kebersihan disekolah menurut saya tidak terlalu bagus apalagi kondisi ruang belajar siswa(kelas) banyak sekali kotoran sampah yang ada didalam laci meja murid, padahal setiap malam ada orang yang bertugas membersihkan kelas tapi mengapa sampah kok masih ada didalam kelas NIH,,,,??
Dan untuk kelengkapan kelas ini jarang ada contoh sapu padahal sapu dah ada dikelas pada hari itu namun kok pada hari selanjutnya kok tidak ada. Jam dinding ini sangat membantu saat kegiatan belajar karena kalau ada kelas lain yang sudah pulang guru pasti melihat jam dinding kalau pulangnya kurang dari jam yang ditentukan dari sekolah kan guru-guru pasti komplain, dan guna lainnya adalah senagai pergantian jam dan lain-lain.
Tempat pakir sma 3 pekalongan menurut saya perlu ditertibkan lagi, karena banyak motor-motor yang parkir tidak teratur dan banyak kasus-kasus yang terjadi, banyak helm-helm yang hilang dan lain-lain yang berada di area parkiran tapi sampai sekarang belum pernah ketemu pelakunya. Dan di area parkir banyak anak-anak yang memparkir motornya dengan seenak hati seperti parkir motornya menyilang atau memotong jalan. Itu sangat mengganggu dan menghambat anak-anak yang kebetulan datangnya terlambat.
Dan area parkir di SMAN 3 pekalongan pelru diluaskan lagi letaknya dan perlu dibuat yang strategis karena agar lebih terlihat dengan jelas kalau ada anak yang gerak-geriknya mencurigakan pada wilayah itu kan bisa ketahuan tinggal mengintai saja dari belakang dan tempat parkir yang sebelah ruang 17/18 itu yang paling parah menurut saya karena disana banyak sekali motor yang parkirnya melintang atau menmblokri jalan.
Untuk itu saya meminta dengan hormat agar agar diperketat penjagaannya agar tidak terjadi kagi jasus pecurian helm. Dan untuk air mancur yang ada ditengah-tengah letak SMAN 3 Pekalongan agar airnya dikuras setiap hari karena saya pernah melihat airnya berwarna coklat sama kaya’ air sungai yang warnanya coklat. Dan itu kalau dipandang oleh kepala sekolah bisa kena marah yang bertugas memberdihkan air mancur itu.
Dan untuk para guru jangan biarkaN anak-anak yang bajunya dikeluarkan untuk dimarahi. Saya sering melihat banyak anaK yang bajunya dikeluarkan padahal disana ada guru tetapi diperingatkan untuk dimasukan bajunya. Menurut saya jiwa para guru yang berada di SMAN 3 pekalongan sudah luntur tidak seperti jiwa yang dulu. Kalau SMAN 3 Pekalongan masih bernama SPGN dulu itu sangat ketat dalam mengajar dan kalau ada murid yang nakal seperi bajunya dikeluarkan pasti ditegur oleh gurunya karena disitu banyak guru yang tega.
Dan di SMAN 3 Pekalongan cuma guru-guru mantan SPGN saja yang berani menegur yang lainnya Cuma ga’ mau urus.” MA’AF KALAU BAPAK SAIFUL MERASA TERSINGGUNG”. Dan untuk wastafel untuk diperhatikan dengan jelas karena wasyafel di kantin jarang berfungsi dan jarang ada sabun. Padahal keduanya perlu dilancarkan setiaap hari, karena kalau ada anak yang mau makan cuci tangan dulu tidak usah ke kamar mandi cukup memakai wastafel saja. Tapi sayangnya weselnya jarang berfungsi dan tidak ada sabunnya.


Sekian dari saya
Loading...

Ayo Gabung di Sini !!

Arsip Blog