Rabu, 01 April 2009

MUSIK REBANA BANYU URIP AGENG PEKALONGAN

“Musik Rebana Tradisi Banyurip Ageng”
Pekalongan Selatan



Oleh:

1. Alhakim Bagus P. (X3/03)
2. Arnot Agus P. (X3/07)
3. Bondan Irawan (X3/08)
4. Erent Ryan (X3/11)
5. M. Anwar Hakim (X3/18)
6. M. Haitami N. (X3/20)


A. LATAR BELAKANG PEMILIHAN JUDUL

Musik rebana adalah musik tradisional dari zaman dahulu yang sampai saat ini masih ada di beberapa daerah khususnya di Desa Banyurip Ageng. Dengan musik rebana ini masyarakat lebih mudah menerima dan mempelajari Agama Islam. Apalagi di zaman sekarang ini banyak musik yang terpengaruh budaya barat dan banyak menyukai lagu-lagu seperti itu, sehingga masyarakat hampir tidak mengenal musik-musik daerahnya sendiri. Oleh karena itu kami hendak melestarikan musik rebana yang semakin lama semakin punah.



B. ISI

1. Sejarah Musik Rebana

Tahun 1884 bertepatan dengan Bulan Jumadil Awal 1300 H yang tertulis dalam prasasti pembangunan Masjid Jami’ Ar-Rohmah Kelurahan Banyurip Ageng adalah simbol syi’arnya Islam di masyarakat Banyurip Ageng dan sekitarnya.
Salah satu sarana untuk pengembangan syi’ar Islam yang mengikutii faham Ahlussunnah wal Jama’ah adalah pembacaan sejarah lahirnya Rasulullah saw yang disertai dengan pembacaan syair-syair pujian kepada Rasulullah saw yang diiringi dengan alat musik rebana, ini sangat efektif untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasullah saw dan untuk menambah semangat dalam menjalankan syariat Islam, sehingga sarana tersebut tidak hanya dilakukan di masjid tetapi di setiap acara atau hajatan sepertii pernikahan, khitanan, tujuh bulanan, dll. Sehingga dengan perkembangan waktu, acara-acara tersebut berkembang dan sangat bervariatif. Hingga saat ini sudah terbentuk kelompok-kelompok, yaitu generasi pertama: Al-Jabar (tahun 60-an), generasi kedua: Al-Kawakib (tahun 70-an), generasi ketiga: Malid Sim Tud Duror (sekarang).


2. Keunikan Musik Rebana

Keunikan musik rebana adalah hanya terdapat satu macam alat musik yaitu rebana yang dapat digunakan untuk mengiringi beberapa macam lagu seperti sholawatan, qasidahan, dll. Musik rebana dapat dimainkan oleh siapapun.


3. Alat-Alat Musik yang Digunakan


4. Tokoh-Tokoh Musik dan Para Pemain Musik Rebana

Nama : Ibnu Umi Mahtum
Peranan : vokalis



Nama : Qotadah
Peranan: penabuh rebana




5. Fungsi Musik Rebana

Fungsi musik rebana ialah sebagai hiburan dalam suatu acara, seperti pernikahan, khitanan, tujuh bulanan, dll.


6. Peranan Musik Rebana

Peranannya adalah sebagai salah satu cara yang paling tepat untuk mensyiarkan Agama Islam di Banyurip Ageng.


7. Contoh Lagu




C. Kesimpulan

Penyebaran Agama Islam di Desa Banyurip Ageng pada zaman dahulu melalui musik rebana dan sampai sekarang masih dilestarikan.


D. Daftar Pustaka

1. Ibnu Umi Mahtum
Loading...

Ayo Gabung di Sini !!

Arsip Blog