Kamis, 13 Desember 2018

Lelahku Terbayar Sukses


Nama : M. Aldilo Ihza Pradana
No       : 20
Kelas   : XII MIPA 4

Lelahku Terbayar Sukses

Awalnya pagelaran ini di bentuk panitia dan per kelas diambil perwakilan untuk menjadi panitia,di kelas saya terpilih untuk ikut serta panitia. Awalnya sih males karena sudah kelas 3, awal awal rapat saja saya tidak ikut karena itu tadi malas. Nah semakin berjalannya waktu saya sadar kalau saya ditunjuk dan amanati dan pasti aka nada pengalaman yang berkesan.Rapat demi rapat kita lakukan dan terpikir aka nada GS.Awalnya sih hanya ide saja namun teman-teman yakin bahwa kita harus memanggil GS karena kapan lagi kalau tidak sekarang. Di kelas saya mendapat tema Sulawesi awalnya bingung untuk menentukan siapa yang akan jadi pelatih kita karena sudah banyak pelatih yang di pilih kelas lain sedangkan setiap pelatih maksimal hanya boleh 2 sampai 3. Akhirnya kita bentuk panitia kelas untuk mengurusi persiapan pagelaran kelas XII MIPA 4. Nah mulai diskusi untuk menetukan pelatih dan kita langsung dating ke rumah pelatih tersebut yaitu mas Sidik yang kebetulan juga pelatih dari kelas lain. Setelah sepakat kemudian pertemuan pertama kita yaitu menentukan judul pagelaran dan apa yang akan di tampilkan. Mas sidik meberikan ide untuk mengangkat cerita “Pangeran Lidah Hitam”. Nah kemudian kita mencoba berdialog untuk menentukan siapa yang suaranya dan pantas menjadi tokoh-tokoh di pagelaran cerita kami.Saya pun menjadi Raja 2 karena ada 4 Raja lainnya.Saya di panitia pagelaran menjadi sie.perkap. Nah sie ini paling berpengaruh karena segala kebutuhan yang akan di pakai untuk pagelaran kita yang usahakan dan sediakan . Kami panitia mengusulkan adanya GS kepada Pembina namun awalnya tidak disetujui karena biaya yang di keluarkan akan sangat banyak. Panitia tidak putus asa begitu saja kami langsung membuat konsep pagelaran jika ada GS dan mulai mendata sponsorship yang akan kita datangi untuk membantu pendanaan.
Setelah di data kami mulai membagi kelompok untuk mencari sponsor karena mengingat waktu kita hanya beberapa bulan. Nah awalnya banyak yang meragukan karena dalam beberapa bulan kita harus mencapai dana 100 jt lebih tapi optimis dan semangat membuat kita berusaha semaksimal mungkin. Pagelaran di kelas saya latihan seminggu dua kali setiap sabtu sama jumat, sabtu dengan pelatih jumat mandiri guna melancarkan gerakan dan kami mulai berlatih drama dan tari yang membuat saya rada kecewa karena ada beberapa tokoh yang keluar adegan hanya sedikit tetapi bayarnyamahal seperti saya sendiri.Di kelas saya ada peraturan denda bagi yang tidak ikut latihan dan telat guna untuk kebaikan bersama karena pagelaran ini melibatkan seluruh anggota kelas. Di tengah proses latihan sempat ada usul ganti pelatih tetapi mengingat waktu sebentar lagi akhirnya kami mantapkan dan semangat agar pagelaran kelas kita sukses. Awalnya saat diajari tari penutupan sempat kesusahan karena tempo lagu yang cepat dan gerakannya juga harus cepat. Akhirnya setelah berlatih dan berlatih  saya bisa mengikuti gerakan dan tempo lagu.
Kita saling membantu dan mengajari teman kita agar semua bisa dan lancer.Saat kami para panitia rapat Pembina pertama dan mengusulkan adanya GS ditolak oleh para Pembina namun kami memiliki dasar untuk mendanai kegiatan ini karena sebelumnya sudah masuk beberapa sponsor. Saat menyerahkan proposal untuk minta tanda tangan Kepala Sekolah saya takut bila tidak di ijinkan karena mengundang GS akan menjadi nilai plus tersendiri untuk angkatan kami dan kebanggaan tersendiri panitia. Akhirnya Kepala Sekolah menyerahkan proposal itu dan setuju menandatangani, sontak kami langsung tambah semngat untuk mencari sponsor dan donator. Panitia juga menjual tiket dan merchandise untuk menambah pemasukan. Panitia menetapkan Fourtwnty sebagai GS kami karena melihat peminat di kota Pekalongan yang banyak dan harga nya yang relatif murah. Setelah sepakat dengan pihak 420 kami langsung memikirkan kebutuhan apa saja yang harus di penuhi. Perkap yang dibutuhkan sangat banyak dan ribet karena harus sesuai ssie saya dan ketua panitia pagelaran melakukan survey untuk mencari perlatan sound& system yang murah dengan kualitas baik. Saat saya latihan pagelaran di kelas banyak sekali perdebatan karena beda pendapat hal ini sudah wajar karena banyak orang yang terlibat.Mengingat waktu yang sebentar lagi kami menambah jam latihan kami karena persiapan masih banyak yang kurang. Saya jadi sering dispen karena banyak tugas panitia yang harus dikerjakan. Apalagi saya harus membagi waktu antara pagelaran kelas dan panitia. Dalam pendanaan kita membuat strategi-strategi agar mendapat banyak uang salah satunya meminta sponsor Yuzu yang kita harus berjualan ke kelas kelas karena bila di hitung kita untung banyak. Saat saya dan teman-teman panitia sedang melakukan survey harga perlengkapan pagelaran ada dari pihak IO yaitu MTV.menawarkan paketan yang harganya murah lalu kami memakai itu. Kami tidak memikirkan itu sesuai kebutuhan GS atau tidak karena itu tanggungan mereka namun di awal perjanjian akan mendatangkan sound dari Jogja dll. Nah lalu saya memikirkan kebutuhan perkap yang lain seperti gapuro barikade tratak dll. Kami juga membuka satnd untuk memeriahkan sekaligus menambah pemasukan.
Setelah hari semakin dekat pagelaran di kelas saya hampir siap namun perkap penampilan kita yang ekspektasinya wow dengan harga segitu ternyata hanya beberapa saja dan sedikit, Nah ini menambah kecewa kami lalu saya usul agar kita buat sendiri perkap untuk penampilan kita agar  tidak sederhana sekali karena kelas lain juga tidak sesederhana itu. Waktu yang sangat mepet dengan tenaga yang sudah lelah saya tetap semangat agar penampilan pagelaran kelas saya sukses.Lalu mulai membuat perkap yang kurang dan sembari latihan untuk mengkompakan gerakan dan melancarkan.Melihat gladi kelas lain yang terkesan bagus saya minder dengan penampilan kelas saya. Namun saya percaya jika dibawakan dengan kompak dan semngat pasti akan bagus. Kemudian di panitia kita buka PS 1-3 yang total tiket 400 lebih itu terjual hanya dengan kurun waktu beberapa hari saja menandakan banyak peminat dengan adanya GS ini. Fokus panitia jujur lebih ke GS karena berhubungan dengan orang luar jadi pagelaran sebisa mungkin tercover. H-1 pagelaran banyak sekali pekerjaan yang belum selesai di sie perkap apalagi stand yang awalnya listrik dari sekolah namun Kepala Sekolah tidak menyetujui sehingga terpaksa harus menyewa jenset untuk kebutuhan listrik stand. Setelah itu saya menyelesaikan saluran listrik stand hingga dini hari karena sempat hujan sebentar dan menata meja kursi kebutuhan stand rasanya sangat lelah. Saya pulang dini hari untuk mengambil kaos panitia sedangkan kelas kami harus dirias pukul 04.00 WIB.Setelah pekerjaan selesai saya hendak tampil flasmob pembukaan namun wajah sudah di rias awalnya malu karena PD saja yaa sudah saya pun tampil lalu saya kembali ke kelas untuk berganti pakaian kostum pagelaran karena kelas saya mendapat undian nomor 2.Nah saat melihat banyak wali murid yang hadir rasanya malu dan deg degan.Saat giliran kelas saya melakukan penampilan kami berdoa dahulu agar lancar.Saat giliran adegan saya maju saya merasa malu namun saya PD karena apalah arti latihan dan kerja keras selama ini jika tidak niat sekarang.Nah penampilan kelas kami berjalan lancar dan kompak.Sehabis selesai saya dan panitia pagelaran di kelas kami langsung berganti pakaian lagi karena kami menjadi panitia.Setelah acara pagelaran selesai panitia membereskan perkap pagelaran yang tidak diperlukan untuk acara GS di malam hari. Nah open gate rencana dibuka pukul 17.00 WIB namun saya informasikan bahwa venue belum clear karena masih ada tratak yang sedang di copot dan kursi-kursi. akhirnya ngaret sampai pukul 18.00 WIB dan di buka gate untuk siswa smaga disusul umum. Banyak sekali yang hadir dan kita jual tiket OTS yang langsung habis dan banyak juga yang tidak punya tiket ingin masuk.Fourtwnty pun naik ke panggung pukul 20.00 WIB dan itu pun masih terus ada penonton yang hadir. Lalu saya ikut melihat 420 di akhir-akhir rasanya bangga dan puas sekali karena wow hanya beberapa bulan kita mampu menghasilkan dana segitu yang cukup dan mensukseskan acara pagelaran yang ditutup dengan 420. Menurut saya ini kebangga tersendiri angkatan 19 SMAGA karena setelah beberapa tahun kita tidak bisa mengundang GS.Acara kami berjalan lancar dan tertib.Setelah acara selesai kira-kira pukul 21.00 WIB kami berkumpul di ruang panitia.Lalu segera membereskan venue dan memasukan meja kursi ke kelas lagi nahh di tengah tengah itu pihak 420 mengijinkan kita untuk berfoto panitia bersama rasanya tambah terbayar sudah lelah ini dengan kesuksesan.Kami panitia menuju hotel penginapan mereka untuk berfoto bersama.Setelah berfoto kami kembali ke SMAGA untuk membereskan lagi dan membersihkan. Saya ijin pulang dahulu karena sudah sangat lelah dan badan sudah tidak enak tetapi tugas saya sudah kelar.Saya mendapat pengalaman yang berharga dan juga kerja sama tim yang hebat .Banyak pelajaran yang saya dapatkan dengan adanya event ini yang berguna untuk kedepannya. Memang panitia paling capek dan payah namun dibalik itu ada kebanggan tersendiri sudah mengadakan acara dengan sukses dan lancar.
Sekian cerita singkat saya tentang pengalaman saya di pagelaran 2018

TERIMA KASIH


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentarmu berguna bagiku......

Powered By Blogger

Ayo Gabung di Sini !!

Arsip Blog