Kamis, 17 April 2014

A-Z PAGELARAN SENI XII.IPA.1


Nama    :     Fitri NH
Kelas  :    XII IPA 1
NO :               13



 Tentang Pagelaran seni dari A-Z

Pagelaran XII IPA 1 dimulai dengan pelatih yang bernama Bu Ismi sudah pertemuan dan sudah akan membahas konsep tentang Cultur Project namun setelah beberapa hari saya dapat kabar dari teman saya bahwa bu Ismi tidak bisa melatih dance yang kita inginkan. Kami tidak putus asa sehingga kita semangat dalam mencari pelatih baru. Setelah beberapa hari kamipun menemukan pelatih dance. Pelatih tari Jawa, dan pelatih gamelan. Alhamdulillah XII IPA 1 sudah mendapat pelatih. Keesokan harinya sepulang sekolah kami sekelas membahas jadwal latihan peraturan, denda, dan hukuman-hukuman bila melanggar peraturan. Setelah kami selesai kami pulang ke rumah masing-masing. Latihan kelas XII IPA 1 disepakati untuk Tari Jawa setiap hari Kamis jam 3, gamelan hari Jumat-Sabtu jam 1, dan dance hari Senin/Selasa karena latihannya menyesuaikan pelatih. Peraturan yang telah dibuat yaitu :
1.      Bila terlambat 5 menit dikenakan hukuman 2x lari muterin lapangan basket.
2.      Jika ijin sakit/ ban bocor.
3.      Bila tidak berangkat denda 20.000
Namun peraturan-peraturan itu tidak begitu digubris sehingga pada suatu hari kami membahas tentang peraturan baru. Peraturan yang baru yaitu berisi :
1.    Bila terlambat 1 menit didenda 500 rupiah.
2.    Bila sakit / ban bocor harus ijin.
3.    Bila tidak berangkat denda 50.000
Dengan peraturan di atas kamipun sepakat. Hari demi hari kita lalui ada suka duka canda dan tawa. Setiap Kamis saya dan teman saya diajarin tari Jawa. Kami latihan harus sangat sabar karena tari Jawa merupakan tari yang luwes. Sebelum kami latihan kami harus mengambil tape dahulu ke ruang guru dan memberi tahu pelatih bahwa kami sudah siap. Karena pelatih tari Jawa akan datang bila anak-anak yang nari Jawa sudah lengkap sehingga tidak perlu mengulang lagi. Biasanya latihan berakhir jam setengah lima di SMA N 3 Pekalongan.
Para pemain gamelan juga latihan namun tidak di sekolah kami. Para pemain gamelan latihan di SMA Masehi Bendan. Begitu juga dengan penari dance latihannya bukan di SMA kami namun di mall Borobudur. Setelah seminggu latihan kami XII IPA 1 mengadakan pertemuan di ruang 5 SMA N 3 Pekalongan untuk membahas perkembangan latihan setiap kelompok penari Jawa, dance dan pemain gamelan. Masing-masing koordinator dari kelompok-kelompok tersebut mempresentasikan perkembangan latihan mereka. Alhamdulillah latihan setiap kelompok berjalan dengan lancar. Hari berganti hari latihan pun menjadi asik karena kami sudah bisa menirukan gerakan para pelatih kami. Namun itu semua harus lebih dimaksimalkan agar nanti hasilnya bagus dan memuaskan para penonton. Setelah kira-kira hampir 3 bulan kami rapat lagi untuk menggabungkan tarian Jawa, dance, dan gamelan agar dapat dikolaborasikan. Setelah kami rapat hasilnya adalah latihan setiap hari Kamis untuk kolaborasi di SMA Masehi kami hujan pun tetap latihan sambil bermain air berkeceh-kecehan. Saat kolaborasi kami memerlukan mencari lagi pelatih untuk keperluan property dan membenahi konsep untuk pagelaran kami. Setelah 2 hari kemudian kami menemukan pelatih yang berada di gor. Setiap hari kami tak lupa membayar kas untuk berbagai keperluan pagelaran.
Hari Kamis jam 3 rutinitas latihan pagelaran di SMA Masehi berlangsung. Ada kendala panas dan hujan namun kita semua tetap bersemangat untuk latihan, pertama itu adalah latihan gamelan lalu disambung latihan tari Jawa lalu tari modern/ dance. Setelah selesai kami latihan untuk bendera merah putih yang akan dikibarkan setelah kami selesai menari dan drama tak lupa para kru pun ikut serta. Ada yang marah-marah karena tidak di dalam keterlambatan seorang / 2 orang siswa. Meskipun kami ada konflik kami harus konsisten dan harus kompak. Setelah 2 kali pertemuan kami merasa makin erat dengan satu teman dan teman yang lain. Hujan-hujan bersama dan tertawa bersama itu yang kami rasakan.Kami juga kompak dalam mencari pakaian untuk pagelaran.Hampir 6 tempat kami datangi dan akhirnya kamipun mendapatkan pakaian yang cocok untuk pagelaran,yaitu berupa kebaya dan pakaian jawa untuk para pemain gamelan.Tak lupa kami juga mencari kendi untuk penari jawa. Setelah sekiranya 4 kali pertemuan kami berhenti latihan dan waktunya kami pergunakan untuk membuat property karena waktunya sudah mepet banget dan menjahit kain merah putih untuk bendera, selama 5-8 hari. Karena benderanya basah kena hujan di suatu hari kami pun mencuci masal bendera merah putih tersebut. Setelah itu kami pun latihan lagi. Dengan semangat yang tinggi sedikit demi sedikit pun kami bisa dan akhirnya latihan berjalan dengan lancar walaupun ada sedikit kendala-kendala tertentu. Saat 2 hari sebelum pentas kami melakukan geladi bersih di SMA N 3 Pekalongan. Kami mengukur lapangan agar pas saat kami tampil. Setelah itu kami mengumpulkan dan membeli properti yang belum di beli setelah semuanya selesai kami pun pulang ke rumah masing-masing tak lupa kami juga menyewa baju untuk pagelaran namun pada malam hari kami menyelesaikan property yang belum jadi sampai jam 11 malam, esok sorenya kami latihan lagi dan ke SMA lagi untuk mematangkan tempat-tempat tertentu dan gelada bersih. Lalu kami briving dan berdoa agar semuanya lancer. Pagi harinya kami pun di rias ,memakai baju yang telah dipilih masing-masing dan berdoa agar semuanya berjalan lancar.

Loading...

Ayo Gabung di Sini !!

Arsip Blog