Kamis, 27 Februari 2014

DENOTASI_KONOTASI SINDEN



SINDEN
 Dalam rangka memenuhi tugas pagelaran seni 22 Desember 2013

1.    Pengertian Sinden

Pesindhén, atau sindhén berasal dari Bahasa Jawa adalah sebutan bagi wanita yang bernyanyi mengiringi orkestra gamelan, umumnya sinden itu sebagai penyanyi satu-satunya, namun sekarang ini dalam orchestra gamelan tidak hanya divokali oleh satu sinden bahkan ada dua atau tiga sinden. Pesindén yang baik harus mempunyai kemampuan komunikasi yang luas dan keahlian vokal yang baik serta kemampuan untuk menyanyikan tembang. Tugas sinden yaitu menyanyi sesuai dengan gendhing yang di sajikan baik dalam klenengan maupun pergelaran wayang.

2.      Kostum Sinden / Kebaya

Dalam pemakaian kostum, biasanya sinden memakai kebaya, kebaya yang dipakai sinden pun terkadang mempunyai makna tersendiri, seperti warna merah,  melambangkan keberanian, kekuatan, semangat dan isyarat.
Berikut penjelasannya :
1.      Keberanian
Keberanian disini maksudnya adalah agar pesinden berani untuk tampil didepan penonton tanpa ada rasa takut dan rasa tidak percaya diri. Sehingga pesinden yang memakai kebaya ini akan merasakan sebuah rasa kepercayaan diri yang tinggi.
2.      Kekuatan
Kekuatan disini maksudnya adalah untuk memunculkan segala kekuatan dari dalam diri pesinden untuk menampilkan sebuah tampilan dengan totalitas.
3.      Semangat
Semangat disini maksudnya adalah agar sinden diharapkan akan mempunyai semangat yang tinggi untuk tampil dalam menghibur penonton.
4.      Isyarat
Isyarat disini maksudnya adalah agar menarik perhatian penonton sehingga para penonton akan terfokus pada penampilan yang sedang ditampilkan.




3.       Pemilihan Lagu yang Dinyanyikan

Setiap lagu pasti mempunyai makna dan maksud tersendiri. Oleh karena itu sinden tidak serta merta menyanyikan lagu yang tidak mempunyai pesan yang baik, namun dalam menyanyikan sebuah lagu, sinden harus mengerti makna dan pesan yang tersurat maupun tersirat dari lagu tersebut. Seperti dalam penampilan pagelaran seni tahun 2013 kemarin dari kelas XII IPA 1 memilih lagu yang berjudul “ Ojo Dipleroki “. Berikut lirik dari lagu tersebut beserta maknanya :
          Ojo Dipleroki
Mas mas mas ojo dipleroki
( Mas mas mas jangan ditertawai)
Mas mas mas ojo dipoyoki
(Mas mas mas jangan disindir)
Karepku jaluk diesemi
(Keinginanku mendapat senyum)
Tingkah lakumu kudu ngerti coro
(Perilakumu seharusnya menyesuaikan adab)
Ojo ditinggal kapribaden ketimuran
(Jangan meninggalkan kepribadian timur)
Mengko gek keri ing jaman
(Nanti malah ketinggalan jaman)
Mbok yo sing eling dek
(Seharusnya ingat dek)
Eling bab opo mas
(Ingat apa mas)
Iku budoyo
(Itu kebudayaan)
Pancene bener kandamu
(Benar apa yang mas katakan)

Lagu tersebut menceritakan tentang begitu mudahnya pengaruh kebudayaan barat mempengaruhi generasi penerus bangsa Indonesia, namun ketika mereka dinaihati agar menjaga dan menyesuaikan tingkah laku mereka sesuai adab bangsa Indonesia, dan menjaga apa saja yang dimiliki bangsa ini, termasuk kepribadian ketimuran dengan tingkah laku dan sopan santun yang tertata, mereka malah lebih takut jika mereka dianggap ketinggalan jaman, namun ketika mereka dinasihati sekali lagi dengan penjelasan yang lebih tepat tentang pentingnya kebudayaan yang kita miliki, mereka baru sadar bahwa semua nasihat tersebut benar.
Pesan yang terkandung dalam lagu ini adalah tentang betapa pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kebudayaan ketimuran termasuk didalamnya budaya, tingkah laku, adab, budi pekerti yang luhur serta menjauhi kebudayaan barat atau kebudayaan lain yang tidak mendidik sebaiknya ditinggalkan.

Loading...

Ayo Gabung di Sini !!

Arsip Blog